Dikecam PBB Soal HAM, Korut Kini ‘Kuliahi’ AS Terkait Kerusuhan Ferguson

Dikecam PBB Soal HAM, Korut Kini 'Kuliahi' AS Terkait Kerusuhan Ferguson

Dikecam PBB Soal HAM, Korut Kini ‘Kuliahi’ AS Terkait Kerusuhan Ferguson

 Dikecam PBB Soal HAM, Korut Kini 'Kuliahi' AS Terkait Kerusuhan Ferguson

Pyongyang – dikritik oleh PBB karna prakteknya memotong hak asasi manusia, Korea Utara menyindir Amerika Serikat dari Ferguson. Korea Utara mengatakan Amerika Serikat dimana diskriminasi rasial berkembang.

Kantor Berita Pusat Korea (KCNA) menyebutkan Jumat (28/11/2014), juru bicara untuk hukum satir Korea Utara di Departemen Luar Negeri di Amerika Serikat, mengutip kerusuhan di Ferguson.

” Ini yaitu bukti riil dari citra AS yang riil jadi tundra untuk hak asasi manusia, dimana diskriminasi ekstrim dipraktekkan dengan terbuka, ” kata juru bicara Kementerian Luar Negeri Korea Utara pada KCNA.

Baca Juga: Hafizh Syahrin Harap Performa Apiknya Berlanjut di MotoGP Amerika

Pernyataan itu keluar sesudah PBB, yang memakai Kim Jong Un ke Pengadilan Kriminil Internasional (ICC) karna mempertanyakan kejahatan pada kemanusiaan.

Resolusi itu diserahkan oleh Jepang serta Uni Eropa, menyusul usaha keras Perserikatan Bangsa-Bangsa yang pada bln. Februari menyimpulkan kalau Korea Utara lakukan pemotongan hak asasi manusia yang tidak tertandingi didunia.

Ketika itu, Korea Utara selekasnya menyanggah serta mengutuk akses ke PBB. Korea Utara mengatakan resolusi yang dipicu oleh Amerika Serikat, yang sekarang ini dipakai untuk membuat malu Korea Utara.

” Ironisnya paling besar yaitu kalau Amerika Serikat tengah berupaya untuk temukan negara yang salah tidak mematuhi hak, ” kata jurubicara itu.

Pernyataan itu mengkritik Presiden Barack Obama karna menyerukan untuk ‘membenarkan’ diskriminasi rasial di negaranya sendiri.

Kerusuhan Ferguson yang berlangsung pada Senin (24/11) malam dipicu oleh putusan pengadilan yang akan tidak coba polisi putih, penembak remaja kulit hitam Darren Wilson, Michael Brown.