Surat Terbuka untuk CEO Facebook

Surat Terbuka untuk CEO Facebook

Surat Terbuka untuk CEO Facebook

Surat Terbuka untuk CEO Facebook

Jakarta – Asia Tenggara Freedom of Expression Network (SAFEnet) kirim surat pada CEO Facebook Mark Zuckerberg Mengenai memasukkan data pemakai oleh pihak ke-3. Umum dipakai untuk mengukur data untuk keamanan pemakai

Isi surat itu adalah tekanan supaya sosial media ini sediakan data pemakai di Asia Tenggara, dari mulai kekhawatiran sampai Facebook jadi tipuan tipuan.

Penamaan data Facebook oleh pihak ke-3, konsultan politik Cambridge Analytica, bukan sekedar mengangkut data pemakai yang datang dari Amerika Serikat saja. Namun juga, data pemakai Facebook di Asia Tenggara.

Senantiasa Filipina, Indonesia, serta Vietnam berperan pada kebocoran data pemakai Facebook. Rata-rata, jumlah negara-negara ini memberi peran sampai 2, 699, 982 dari keseluruhan 87 juta pemakai yang dicuri oleh Cambridge Analytica.

Baca Juga: BTS Kembali Pecahkan Rekor Lewat Album ‘Face Yourself’

SAFEnet menyebutkan itu yaitu info mengenai peranan Facebook dalam menebarkan info kebencian pada Rohingya pada etnis minoritas di Myanmar. Ini melayani 6. 700 orang serta 645. 000 orang melarikan diri ke Bangladesh.

Sesaat di Indonesia, SAFEnet juga jadi media untuk warga untuk sharing, dari mulai pribadi untuk nikmati ruangan demokrasi sesudah Reformasi 1998. Dengan lebih dari 130 juta pemakai internet di Indonesia sampai Januari 2018, tak ada sekali lagi Facebook untuk jadi komunitas untuk orang untuk masuk sistem demokrasi yang tambah baik.

Tetapi, SAFEnet tidak tutup mata pada apa yang berlangsung di Myanmar, Facebook di Indonesia juga menebarkan info serta pesan kebencian untuk berikan ruangan untuk ancaman demokrasi.

” Kami mengawasi dengan cermat bagaimana Facebook juga adalah penganiaya serta propaganda kebencian atas nama politik serta agama untuk menyatukan hak-hak orang yang lain untuk berekspresi, terlebih mereka yang datang dari grup minoritas serta terpinggirkan, ” kata SAFEnet seperti diambil dari website webnya, Minggu. /4/2018).

Karenanya, sebagian waktu seperti diatas, SAFEnet jadi Zuckberberg jadi CEO Facebook untuk mengaplikasikan tiga hal tersebut :

1. Facebook mesti ketahui data keuangan pribadi pemakai serta tidak memberinya pada pihak ke-3 agar bisa terhubung yang bisa merubah keuntungan politik serta ekonomi dari pihak-pihak spesifik.

2. Facebook mesti selekasnya mengaudit pemakaian data pribadi oleh pihak ke-3, yang diserahkan oleh Cambridge Analytica serta aplikasi sama yang lain, serta memberikan laporan akhirnya dengan umum.

3. Facebook mesti mengaplikasikan data psikologis yang lebih ketat. Facebook tidak jadi ruangan untuk memasukkan kebencian atau mengambil alih hak asasi manusia yang lain (penganiayaan).

Di masa depan, SAFEnet juga mengundang data pemakai ini. (rou/rou)