Tak Ada Cara Lain, Satria Muda Harus Habis-habisan Hadapi Pelita Jaya

Tak Ada Cara Lain, Satria Muda Harus Habis-habisan Hadapi Pelita Jaya

Tak Ada Cara Lain, Satria Muda Harus Habis-habisan Hadapi Pelita Jaya

 Tak Ada Cara Lain, Satria Muda Harus Habis-habisan Hadapi Pelita Jaya

Jakarta – Satria Muda berambisi Basketball Champions League Indonesia (IBL) 2018. Mereka juga akan melakukan kompetisi segera atau mati ini.

Satria Muda memainkan kompetisi paling akhir IBL dengan Pelita Jaya pada Minggu (22/4/2018) malam di GOR Soemantro Brodjonegoro, Kuningan, Jakarta Selatan. Pelajaran yang begitu bagus dengan Pelita Jaya memenangi playoff ke-2 barusan malam.

Pelita Jaya bukanlah lawan yang asing untuk Satria Muda. Final IBL musim ini yaitu sesi final. Dari dua duel itu, Satria Muda senantiasa kalah.

Satria Muda dengan ambisi revans waktu Pelita Jaya menguber kemenangan hat-trick atas Satria Muda. Tim Johannis Winar tidak mau kehilangan momentum karna diselenggarakan dirumah. Mereka berambisi memberi penawaran paling baik untuk beberapa pendukungnya.

Baca Juga: Dikecam PBB Soal HAM, Korut Kini ‘Kuliahi’ AS Terkait Kerusuhan Ferguson

Tetapi Satria Muda tidak kurang persisten. Mereka tidak mau dipermalukan oleh saingan mereka. Kemenangan jadi harga paling baik untuk Arki Dikania Wisnu cs.

” Yah, ini game ke-3, jadi atau mati, kita pastinya akan memberi semua, ” kata Youbel.

” Dengan mental anak-anak kecil belum juga siap (tempo hari), tapi saya percaya mereka yang mengambil keputusan dapat, ” tuturnya lalu.
Bacalah juga : Final IBL 2018, Pada Revans atau Preserve Title
Bukan sekedar mengenai Satria Muda, jumlah saat ini adalah taruhan untuk Youbel Sondakh sesudah dua kekalahan dengan Pelita Jaya di putaran final Piala FIFA serta IBL 2017. Statusnya bisa dispekulasikan.

” Ini bukanlah mengenai saya, Menyebut semuanya tim, perlu kalau Satria Muda mesti menang, problem pribadi saya bukanlah problem, yang perlu menang, ” kata Youbel.

Ambisi yang sama, beberapa pemain, Hardianus. Dia tidak mau dimasukkan dalam tiga kekalahan.

” Siapa yang akan tidak menang? ” Saya menginginkan serta tim siap tampak habis-habisan. ” Kekalahan tempo hari jadi motivasi saya, ” kata Hardian, berpisah