Momen Mengejutkan Dalam Sejarah Piala Dunia

Momen Mengejutkan Dalam Sejarah Piala Dunia

Agen Domini Qiu Qiu, Agen Qiu Qiu Bandar Ceme, Capsa Susun – Setiap perhelatan Piala Dunia selalu saja melahirkan cerita baru. Di Piala Dunia 2018 ini misalnya, terjadi pemecatan pelatih hanya sehari jelang Opening Ceremony.

Ya, Timnas Spanyol baru saja mendepak Julen Lopetegui sebagai juru taktik dan langsung menggantikannya dengan Fernando Hierro hanya dua hari sebelum Tim Matador bentrok dengan Portugal.

Pemecatan Lopetegui itu menjadi salah satu momen mengejutkan jelang bergulirnya pesta sepak bola akbar sejagat. Momen apa lagi yang terjadi di Piala Dunia sebelumnya. Berikut rangkumannya yang dikutip Mirror dan Goal, Rabu (13/6/2018).

Piala Dunia 2010 yang berlangsung di Afrika Selatan buat Timnas Prancis menjadi momen terburuk yang mungkin masih dikenang, terutama buat pelatih Raymond Domenech. Sebagai juru taktik Domenech sama sekali tak didengar ucapannya oleh anak asuhnya.

Dihuni pemain bintang, di luar dugaan tersisih di fase grup. Setelah bermain imbang 0-0 dengan Uruguay, Tim Ayam Jantan itu kemudian dibuat lunglai oleh Meksiko yang mengalahkan 0-2.

Ternyata pertandingan melawan Meksiko ini menjadi malapetaka di mana Nicolas Anelka terlibat perang mulut dengan Domenech. Anelka yang ketika itu masih menjadi penggawa Chelsea mengeluarkan kata-kata kasar dan meminta sang pelatih untuk meninggalkan jabatannya. Anelka enggan meminta maaf dan membuat Federasi Sepak Bola Prancis terpaksa memulangkan Anelka.

Ternyata masalah tidak berhenti di situ. Patrice Evra tidak terima Anelka dipulangkan dan sempat bersitegang dengan pelatih kebugaran Robert Duverne. Kejadian tersebut ternyata menjadi malapetaka Prancis di mana mereka akhirnya pulang hanya dengan satu poin.

Baca Juga : Marc Marquez Antusias Hadapi Atmosfer Spesial MotoGP Catalunya

Piala Dunia 2002 akan menjadi momen yang tak bisa dilupakan Roy Keane. Awalnya pemain Manchester United itu begitu antusias mempersiapkan diri bersama Timnas Republik Irlandia.

Namun tiba-tiba Keane membuat pernyataan mengejutkan yang membuat kuping McCarthy merah. Keane menilai fasilitas latihan yang diterima timnas Rep. Irlandia ternyata tak sesuai bayangannya. Pertama, alat-alat latihan terlambat datang di Saipan sehingga sesi latihan terpaksa mundur. Kedua, lapangan latihan yang digunakan Keane dkk dinilai tidak memenuhi standar. Keane bahkan menyebut lapangan tersebut “seperti area parkir mobil”.

Hal tersebut tentu memicu amarah McCarthy. Sang pelatih pun mengkonfrontasikan artikel tentang Keane tersebut di hadapan skuat Rep. Irlandia beserta segenap kru yang bertugas. Ia mengkritik habis tindakan Keane tersebut, tapi sang kapten ternyata tak melunak sedikitpun. Menurut Keane, publik Rep. Irlandia pantas mengetahui kebenaran dan apa yang terjadi sebenarnya.

Sayangnya, Keane menyelipkan penghinaan besar terhadap McCarthy kala itu. Niall McQuinn bahkan menyebut pidato 10 menit Keane saat itu – yang ditujukan pada McCarthy – tak berperasaan, kejam, menjatuhkan orang yang terlibat secara emosional, dan akhirnya menyebabkan kontroversi besar di masyarakat Irlandia.

Kesabaran McCarthy tampaknya sudah habis. Ia sempat membujuk Keane untuk kembali ke skuat beberapa hari sebelumnya, namun pada 23 Mei 2002, ia menarik kembali keputusannya dan melakukan hal yang sebaliknya. Sang pelatih mengungkapkan pernyataan resmi bahwa Keane dipulangkan dari skuat Rep. Irlandia di Jepang dan tak bisa mengikuti Piala Dunia.

Pelatih Timnas Inggris Glenn Hoddle harus memendam kesedihan tak bisa membawa Paul Gascoigne ke Piala Dunia 1998. Keputusan Hoddle ini memang agak mengejutkan mengingat sebelumnya pemain yang akrab disapa Gazza itu menjadi bintang di Piala Eropa 1996.