Siapa di Balik Layar Tiga Penyerang Maut Liverpool

Siapa di Balik Layar Tiga Penyerang Maut Liverpool

Agen Domini Qiu Qiu, Agen Qiu Qiu Bandar Ceme, Capsa Susun – Menaklukkan Cardiff City di Stadion Anfield, membuat Liverpool selalu memberikan desakan pada Manchester City (Man City) serta Chelsea.

Kemenangan membuat mereka sekurang-kurangnya kembali rasakan puncak klassemen sesaat sebab Chelsea baru bermain semalam serta Man City pagi hari kelak. Bila ke-2 lawan menang, The Reds kembali pada rangking ke-3.

Kesuksesan Liverpool tidak dapat terlepas dari tiga striker mereka, yaitu Sadio Mane di tempat kiri, Mohamad Salah di kanan (atau demikian sebaliknya sebab bertukar tempat), serta striker tengah Roberto Firmino. Ketiganya jadi salah satunya trio striker tersubur Eropa.

Mane yang cetak dua gol ke gawang Cardiff, sekarang jadi top score di Liverpool. Striker asal Senegal itu berperan pada 20% gol The Reds musim ini dengan enam golnya. Salah satunya gol dibawah Sane yang bermakna mempunyai peran 11% pada jumlahnya koleksi gol The Reds.

Sedang Firmino baru dua gol selama ini. Berarti, dari 20 gol Liverpool, 13 salah satunya disumbangkan Sane, Salah, serta Firmino. Ini belumlah ditambahkan dengan peran tidak langsung ketiganya pada gol The Reds, seperti Salah yang telah memberikan tiga assist serta Firmino (dua assist).

“Orang tetap bicara mengenai tiga striker, ini ialah team, ada yang kerja di belakang kami. Mereka membuat semua tampak gampang, kami mujur serta tetap cetak gol. Tetapi, semua lakukan tugasnya dengan baik,” kata Mane diambil situs sah Liverpool.

Pengakuan Mane bisa saja sisi dari animo rekanan satu team. Akan tetapi, sepak bola memang berolahraga team hingga beberapa pemain turut bertindak yang membuat kapasitas Salah, Mane, serta Firmino berasa gampang. Siapapun? Banyak. Ada Alisson Becker yang ada dibawah mistar gawang. Selama ini bekas pemain AS Roma itu jadi kiper tidak tergantikan.

Baca Juga : Jelang Burnley vs Chelsea: Sarri Minta Morata Tampil Lebih Ngotot

Ia sukses menuliskan enam clean sheetsdi Liga Primer serta baru kebobolan empat gol. Di belakang Virgil van Dijk sukses jadi leader bersama dengan Dejan Lovren yang membuat dua full back Liverpool Trent Alexander-Arnold serta Andrew Robertson berani turut menolong menyerang. Imbasnya, Alexander-Arnold sukses memberi satu assistdan Robertson dua assist.

Belum juga kemampuan di posisi tengah, seperti James Milner serta Georginio Wijnaldum yang tidak ada alternatifnya menjadi keseimbangan di dalam. Milner ikut jadi pembeda dengan ketepatan umpan serta potensi membaca permainan.

Rincian pahlawan The Reds makin bertambah bila masukkan nama supersubXherdan Shaqiri serta Daniel Sturidge yang saling telah melesakkan dua gol walau semakin banyak menjadi pemain cadangan.

Shaqiri yang cetak satu gol ke gawang Cardiff mendapatkan pujian Mane. “Semua suka dengan kehadiran Shaqiri di sini. Ia ialah pemain mengagumkan. Ia baru hadir, tetapi seperti telah lama di sini. Saya mengharap ia dapat menolong cetak gol serta memberikan assist,” kata Mane.

Pelatih Liverpool Juergen Klopp berupaya mengoptimalkan kekuatan pemain yang dipunyai, termasuk juga potensi tiga penyerangnya. Seperti melawan Cardiff, Firmino tidak jadi striker penting akan tetapi ada di belakang Salah.

Formasi yang tidak umum serta hampir tidak sempat dipakai musim kemarin. “Bobby (Firmino) ialah pemain fleksibel. Ini bukan salah satunya pertandingan dimana ia bermain bagus, tetapi seperti laga yang lain, ia begitu penting untuk team. Kami bukan sekedar mempunyai dua skema, tetapi banyak skema serta itu bagus,” papar Klopp.