Soal Kecelakaan Iannone, Suzuki Akui Kesalahan Teknis

Soal Kecelakaan Iannone, Suzuki Akui Kesalahan Teknis

Agen Domini Qiu Qiu, Agen Qiu Qiu Bandar Ceme, Capsa Susun – Team Suzuki Ecstar pada akhirnya mulai bicara berkaitan kecelakaan tunggal yang dihadapi pembalapnya, Andrea Iannone, di Circuit Motegi, Jepang, akhir minggu kemarin.

Manajer Tehnis Suzuki, Ken Kawauchi menjelaskan, jatuhnya Iannone di tikungan ke-10 sebab kekeliruan tehnis dari kuda besi GSX-RR tunggangan sang rider. “Itu ialah balapan yang baik serta pertempuran bagus! Sayang sekali Andrea Iannone jatuh, motornya memiliki masalah serta saya meminta maaf atas perihal ini.

Tetapi, penampilannya begitu bagus sampai kecelakaan itu,” papar Kawauchi dikutip situs sah Suzuki. Kawauchi tidak henti-hentinya mohon maaf atas perform dari kuda besi Suzuki yang tidak cocok keinginan.

Ditambah lagi, hal tersebut merugikan Iannone yang sebenarnya tampil baik di Circuit Motegi sebelum terjatuh. Jika tidak terjatuh, Iannone dipercaya miliki kesempatan sekurang-kurangnya akhiri balapan di tribune.

Pantas disayangkan, cuma rekanan setim Iannone, yaitu Alex Rins, yang dapat menyegel tribune persisnya di tempat ke-3 pada MotoGP Jepang. Dengan hasil bagus di Circuit Motegi, jadi Suzuki juga miliki modal bagus tampil bagus di MotoGP Australia, Minggu (28/10/2018).

Rins serta Iannone diinginkan dapat tampil optimal serta mencapai tribune di Circuit Phillip Island akhir minggu ini. Selain itu, rider Team Repsol Honda Dani Pedrosa, mengakui tidaklah terlalu suka pada trek balap di Circuit Phillip Island, Australia.

Baca Juga : Diduga Rumah Pemberian Mantan Kekasih, Laudya Cynthia Bella Klarifikasi

Walau demikian, dia masih menginginkan hasil terunggul pada balapan yang akan berjalan minggu kedepan. Perform Pedrosa sebenarnya memang tidaklah terlalu istimewa saat pentas di Phillip Island.

Tapi, seringkali rider berpaspor Spanyol itu dapat mencapai prestasi terunggul, sama dengan 2009 serta 2013. Pada dua balapan itu, Pedrosa dapat naik tribune dengan semasing tempati tempat ke-3 serta ke-2.

Keinginan itu dapat terulang lagi kembali ke musim ini. Akan tetapi, rekanan setim Marquez itu ikut mengerti jika pada beberapa balapan paling akhir performnya cukup alami penurunan. Terpenting di dua balapan paling akhir sebab tidak dapat tembus tempat lima besar.

“Phillip Island bukan salah satunya circuit favorite saya di kalender MotoGP, walau kami sudah mempunyai beberapa hasil bagus di waktu kemarin. Ditambah lagi akhir-akhir ini kami kesusahan ini temukan settingan terunggul untuk motor,” kata Pedrosa dikutip Speedweek .

Walau demikian, Pedrosa tetap akan coba mengerahkan kekuatannya semaksimal mungkin. Di lain sisi, dia ikut menginginkan cuaca baik supaya persiapan yang dikerjakan mendekati balapan dapat berjalan baik.

“Tapi, kami akan lakukan yang terunggul untuk mengakhirinya sebaik-baiknya. Mari kita mengharap untuk cuaca yang baik. Jadi, kita dapat memakai semua session persiapan untuk balapan,” tuturnya.