Respons KPU Soal Usulan Tema Korupsi Masuk di Debat Capres

Respons KPU Soal Usulan Tema Korupsi Masuk di Debat Capres

Agen Domini Qiu Qiu, Agen Qiu Qiu Bandar Ceme, Capsa Susun – Rumor korupsi jadi diskursus sampai perbincangan dua tim pasangan capres serta wapres Joko Widodo (Jokowi)-KH Ma’ruf Amin serta Prabowo Subianto-Sandiaga S Uno.

Rumor ini jadi masalah sesudah Prabowo menyebutkan korupsi masuk fase 4 yang lalu direspons tim Jokowi yang menyebutkan rezim Orde Baru (Orba) Soeharto menjadi guru serta lambang korupsi di Indonesia.

Paling baru, Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyarankan supaya permasalahan korupsi Orba masuk dalam materi Debat Capres-Cawapres. Menanggapi perihal ini, Ketua Komisi Penentuan Umum (KPU) Arief Budiman mengatakan, permasalahan saran topik bisa diserahkan siapapun.

Akan tetapi apakah sebagai content dalam topik itu akan terlebih dulu dipandang lembaganya.

“Jika saran semua pihak, semua banyak yang menyarankan ke kita, mengulas lingkungan, mengulas rumor hukum, mengulas banyak,” tutur Arief waktu dihubungi wartawan, Rabu (5/12/2018).

Baca Juga : KRL Commuter Line Keluarkan Asap, Penumpang Menumpuk di Stasiun Depok

Arief menjelaskan, dengan spesifik tidak ada rumor yang mengkaitkan dengan rezim spesifik. Menurut dia, topik korupsi lebih pada bagaimana menangani permasalahan korupsi di Indonesia. Termasuk juga tuturnya, inspirasi serta ide yang di tawarkan semasing paslon.

Ia menyatakan sampai sekarang ini belumlah ada yang menyarankan ke lembaganya supaya rumor korupsi di masa Orba masuk dalam materi debat. “Silahkan saja jika ingin menyarankan. Kelak apa saran itu cocok atau pas untuk kita ulas, ya kelak kita diskusikan dahulu,” tuturnya.

Dalam perihal ini, lanjut Arief, permasalahan topik debat Capres-Cawapres belumlah dibicarakan sebab lembaganya masih tetap konsentrasi mengelola waktu serta penerapan debat calon presiden.”Belumlah. (topik) Itu belumlah kita ulas. Jika ingin saran ke KPU silahkan saja. Itu kan kelak kita ulas dahulu,” pungkasnya.