Tertinggal 10 Poin dari Man City, Chelsea Jadi Pesimistis

Tertinggal 10 Poin dari Man City, Chelsea Jadi Pesimistis

Agen Domini Qiu Qiu, Agen Qiu Qiu Bandar Ceme, Capsa Susun – Awalannya semua berjalan baik-baik saja, bahkan juga dapat disebut memberikan keyakinan. Menjadi pendatang baru di Inggris, Maurizio Sarri sukses membawa Chelsea menuliskan hasil 13 laga tidak terkalahkan di Liga Primer. Bila dihitung di semua pertandingan, telah 18 pertandingan The Blues lupa rasa-rasanya kalah. Tetapi, itu waktu kemarin.

Empat laga paling akhir, Chelsea menelan dua kekalahan. Team yang awalannya dijagokan menjadi calon juara serta jadi kompetitor dalam persaingan perebutan titel bersama dengan Manchester City dan Liverpool itu sekarang mulai menjejak ke bumi dengan menjelaskan belumlah seutuhnya siap berburu titel.

Kekalahan 1-2 dari Wolverhampton, Kamis (6/12), membuat Chelsea ketahan di posisi ke empat klassemen sesaat Liga Primer dengan 31 point. Cesar Azpilicueta dkk ketinggalan 10 point dari penghuni singgasana Manchester City (Man City).

Imbasnya, sikap optimis sekarang menjadi pesimistis. Kebimbangan itu malah hadir dari Sarri. Pelatih dari Italia itu memandang The Blues akan susah berjaya di Liga Primer musim ini. Ia menjelaskan telah saatnya Chelsea melupakan titel Liga Primer.

Maju ke Liga Champions musim depan menjadi tujuan penting yang lebih sesuai kenyataan. Sarri ingat bagaimana cerita musim terakhir kalinya di Napoli. “Saya kehilangan scudetto walau mengoleksi 91 point. Karenanya, kemenangan jadi suatu yang begitu penting. Kekalahan membuat bertahan di tempat empat besar jadi susah,” kata Sarri, dikutip ESPN.

Dalam nuansa muram, Chelsea malah kehadiran Manchester City (Man City) di Stadion Stamford Bridge, pagi hari kelak. Melawan The Citizens ada dua kontradiksi yang dapat menimbulkan optimisme, tetapi ikut pesimisme.

Baca Juga : Gerindra Ingin Pembahasan Korupsi Adil dan Ada Solusi

Optimis, sebab dalam kurun waktu 16 1/2 tahun, Chelsea tidak sempat kalah lawan juara bertahan di kandang. Sayang, rekor itu tidak di dukung dengan pertemuan Sarri dengan pelatih Man City Pep Guardiola.

Dari tiga pertemuan, Sarri tidak dapat menaklukkan arsitek team asal Spanyol itu. “Man City tidak termasuk juga kelompok kami. Mereka salah satunya team terunggul di Eropa serta bahkan juga dunia. Ini bisa menjadi pertandingan paling sulit. Kami kehilangan keyakinan diri sesudah kalah dari Wolverhampton,” kata Sarri.

Sarri dipercaya akan memak simalkan suport fans untuk mendulang tiga point. Motivasi semakin besar karena Chelsea berkesempatan hentikan rekor tidak terkalahkan Man City di Liga Primer.

Dari formasi tim, Jorginho serta David Luiz yang diistirahatkan di pertandingan paling akhir akan kembali jadi starter di dalam bersama dengan Ruben Loftus-Cheek. Di bidang depan, Sarri memplot Olivier Giroud. Bek The Blues Marcos Alonso menampik bila timnya mesti dicoret dari pertarungan.

Ia memandang kekalahan malah jadikan pelajaran bernilai supaya tampil lebih baik di laga-laga setelah itu. “Masih sangat awal keluarkan kami dari perebutan gelar juara. Menantang Man City ialah peluang prima untuk bangun. Kami begitu terpacu menaklukkan mereka,” tandas Alonso.

Kekuatan kebangkitan Chelsea jelas mesti dicermati Man City. Guardiola menjelaskan tidak gampang buat The Citizens membawa pulang tiga point dari Stam ford Bridge.

“Chelsea jelas lawan yang berlainan dari Watford. Mereka ialah team yang kuat serta mempunyai beberapa pemain berkualitas. Saya fikir ini bisa menjadi rintangan besar sebab mereka ingin menaklukkan kami,” tutur Guardiola.