Man City Menang Telak, Bek Chelsea Cesar Azpilicueta Frustasi

Man City Menang Telak, Bek Chelsea Cesar Azpilicueta Frustasi

Agen Domini Qiu Qiu, Agen Qiu Qiu Bandar Ceme, Capsa Susun – Yakinlah, bahkan juga Pelatih Manchester City (Man City) Pep Guardiola belum pernah berani punya mimpi timnya dapat menang dengan 1/2 lusin gol. Penyerang Man City Sergio Aguero pun mungkin tidak meyakini dapat membuat hattrick ke gawang penjaga gawang termahal dalam dunia Kepa Arrizabalaga.

Berikut hari di mana Chelsea ingin berkata jika ini semua hanya mimpi. The Blues dipermalukan Man City dengan enam gol tiada balas di Stadion Etihad, Senin (11/1). Berikut kekalahan terbersar selama riwayat The Blues bermain di Liga Primer.

Bek Chelsea Cesar Azpilicueta sampai bingung ingin menjelaskan apakah sesudah laga. Diakuinya tidak dapat memperoleh kata cocok untuk memvisualisasikan semua perasaan yang campur aduk. “Ini ialah salah satunya malam terburuk dalam karir saya. Begitu frustasi, begitu menyedihkan. Kami sudah kehilangan laga besar pada menit pertama serta kami kebobolan banyak gol. Kami tidak dapat terima itu,” kata Azpilicueta.

Kekalahan The Blues, mungkin dari pertama banyak yang meramalkan lihat tren yang dipunyai Man City. Chelsea dengan Maurizio Sarri di kursi pelatih dalam bahasa bekas pemain Liverpool Jamie Carragher ada pada level Arsenal yang tidak berkapasitas di pertandingan besar serta susah berkembang pada pertandingan tandang.

Melawan Man City contohnya. Kekalahan pagi hari tempo hari, bukan pertama kali. Menurut situs transfermarkt, Sarri telah 3x kalah melawan Man City serta cuma mencatat kemenangan. Menantang anggota big six yang lain, catatan bekas pelatih Napoli itu tidak dapat disebut bagus. Ia kalah head to head melawan Tottenham dengan dua kalah sekali menang, imbang melawan Arsenal (1-0-1) serta Manchester United (0-1-0). Sarri cuma lebih baik waktu bertemu Liverpool (1-1-0).

Jadi lumrah jika lalu Sarri tidak dapat memberi titel waktu menukangi Napoli. Dari 11 pertemuan menantang Juve, ia menelan enam kekalahan. “Satu-satunya perihal yang dapat saya jelaskan pada beberapa pengagum ialah maaf, karenanya tidak bisa di terima, serta saya terasa kasihan pada mereka semua,” Azpilicueta.

Baca Juga : Empat Begal Sadis Dicokok, Warga Pekopen Bekasi Kritis Dibacok

Lantas mengapa kekalahan itu berlangsung, dengan score telak? Banyak analisa mengemuka. Tetapi, semua mengerucut pada satu rangkuman jika Sarriball mulai bisa dibaca serta nyatanya gampang dipadamkan. Awal, taktik itu memetik pujian sebab Chelsea bermain dengan rapi, susunan garis tinggi serta tempatkan Jorginho menjadi pemain yang sangat banyak menyalurkan bola.

The Blues pun jadi team dengan perebutan bola paling tinggi dalam enam minggu pertama Liga Primer. Permasalahan mulai muncul waktu mereka berjumpa Manchester United (MU) masa Jose Mourinho. Pada pertandingan yang selesai imbang itu, Mou sukses mematikan Jorginho serta membuat permainan The Blues tidak berkembang.

Cara tersebut juga yang lalu dikerjakan Mauricio Pochettino yang berbuntut kemenangan 3-1 atas The Blues. Langkah sama pula digunakan Unia Emery waktu Arsenal menang dua gol tiada balas. Nyatanya, Sarri sangat keras kepala untuk selalu bermain dengan susunan, style serta sama serta formasi pemain hampir sama dalam tiap-tiap laga tiada menyesuaikan dengan lawan.

Suatu yang semakin dapat dikerjakan Mourinho serta Antonio Conte. Ketidakmauan berdaaptasi dengan lawan itu juga yang membuat Chelsea jadi bulan-bulanan Man City lewat gol tiga gol Sergio Aguero, dua gol Rahim Sterling, satu lesakkan bola dari Ilkay Gundogan. Menantang Man City mereka berani bermain cepat, tempo tinggi serta tanggung dalam bertahan.

Sarri sekarang seperti pasrah dengan keadaan yang dihadapi. “Bila presiden menelepon (Roman Abramovic, saya akan suka, mengingat saya belum pernah bicara dengannya. Sebenarnya, saya tidak paham apakah yang diinginkan. Saya tidak paham (hari esok), Anda mesti menanyakan pada club,” tutur Sarri diambil skysports.

Hasil ini membuat Man City kembali pada puncak klassemen menggusur Liverpool yang turun ke rangking ke-2. “Ini ialah perform mengagumkan menantang team top. Beberapa pemain mengagumkan. Sesudah Newcastle, kebanyakan orang diletakkan di muka cermin serta kami bicara keduanya serta kami terima fakta serta berjalan maju,” papar Guardiola.