Langgar Lalu Lintas, Pengendara Motor di Tangsel Mengaku Teroris

Langgar Lalu Lintas, Pengendara Motor di Tangsel Mengaku Teroris

Agen Domini Qiu Qiu, Agen Qiu Qiu Bandar Ceme, Capsa Susun – Seseorang pengendara sepeda motor membuat gaduh keramaian jalan raya di dekat pos polisi perempatan German Centre, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel), Kamis (14/3/2019). Masalahnya ia berteriak-teriak mengakui sisi dari grup teroris dunia waktu kendaraannya disetop polisi jalan raya.

Info yang dikumpulkan, peristiwa itu berjalan seputar jam 10.18 WIB. Awalnya petugas jalan raya bernama Brigadir Gatot Tri Prasetyo coba hentikan pengendara sepeda motor Yamaha Mio J warna putih karena tidak kenakan helm serta pelat nomer.

“Jadi ia tidak gunakan helm, helmnya ada tetapi tidak digunain. Sepeda motornya pun tidak ada pelat nomer,” papar Brigadir Gatot.

Akan tetapi bukannya berhenti, pengendara itu malah melawan polisi sekalian berteriak-teriak jika ia anggota grup teroris dunia yang membawa beberapa bom. Langsung pengendara lainnya yang ada di tempat, sudah sempat cemas menyaksikannya.

Baca Juga : Berbanding Terbalik dengan Solskjaer, Scholes Jadi Pelatih Oldham Cuma 31 Hari

“Saya group teroris dunia, saya sempat bom Sarinah (Jakarta), saya sempat juga bom Bali, saya bom kelak kamu,” kata Gatot menirukan teriakan pria itu pada dianya.

Sesudah itu, pengendara motor itu berusaha kabur meningkatkan sepeda motornya. Brigadir Gatot yang tengah mengendarai sepeda motor lalu membulatkan tekad menguber. Sampai demikian pas di samping pos polisi perempatan German Centre, kendaraan pria itu sukses dicegat serta di stop.

“Waktu ia kabur, selalu saya kejar serta bisa di dekat sini. Saat itu saya hanya sendiri, pada akhirnya saya amankan saya bawa serta ke pos sekalian mengontak petugas yang lainnya,” sambungnya.

Pria itu sudah sempat tunjukkan beberapa tato dibagian belakang punggungnya. Tato itu dijelaskan menjadi sinyal grup teroris spesifik. Waspada apakah yang disebutkan pengendara itu, Gatot lalu bekerjasama dengan komandannya sampai pertolongan datang.

“Barusan telah dicek, jadi ia tidak bawa serta apa-apa. Selalu dibawa ke Mapolres Tangsel,” tukasnya.

Belumlah didapati jati diri pengendara yang berteriak teroris itu. Waktu ditangkap, pria itu cuma menggunakan celana pendek serta jaket. Pihak kepolisian sendiri sampai sekarang, masih tetap lakukan penyidikan mendalam membuka momen itu.