Nasdem Bogor: Pelaku Pencurian Ban Kempis Caleg Dapil Lubuklinggau

Nasdem Bogor: Pelaku Pencurian Ban Kempis Caleg Dapil Lubuklinggau

Agen Domini Qiu Qiu, Agen Qiu Qiu Bandar Ceme, Capsa Susun – SP (36) sindikat otak pencurian uang bank dengan mode larangan kempes yang ditangkap oleh petugas Kepolisian Bogor diakui sebagai Calon Anggota Legislatif (Cald) Partai Demokrat Nasional (Nasdem) Daerah Pemilihan (Daerah Pemilihan) Lubuk Linggau, Sumatra Selatan.

Ini terungkap ketika Ketua DPD Partai Nasdem di Kabupaten Bogor, Albert Pribadi, membantah kabar bahwa salah satu kandidatnya ditolak terlibat dalam perampokan. “Para pelakunya adalah calon Nasdem Lubuklinggau. Bukan dari Kabupaten Bogor. Tidak benar jika ada calon, Nasdem, Kabupaten Bogor,” kata Albret kepada wartawan.

Sementara itu, Sekretaris DPD Partai Nasdem Kabupaten Bogor, Wahyanto, membenarkan bahwa SP adalah otak perampokan bank BCA di Cibinong, beberapa waktu lalu. Namun dia setuju, yang mengaku bukan calon Nasdem dari daerah pemilihan Bogor.

“Diduga inisialnya adalah S atau SP. Jika memang ada yang ada dalam Caleg Legislatif kita, tetapi dia adalah pengusaha kaya, usahanya ada di mana-mana. Semenanjung kuliner sudah tua, lebih dari 36 tahun,” katanya.

Tersangka SP ditangkap di kediamannya oleh petugas Unit Investigasi Kriminal Kepolisian Bogor, pada hari Rabu (13/3) bersama dengan lima rekan kerjanya yaitu AM (32), NJ (42), HR (28), dan NA (31) .

Baca Juga : Kalahkan Norwegia, Penampilan Spanyol Jauh dari Harapan

Terlihat Komisaris Investigasi Kriminal Benny Cahyadi menjelaskan, mereka melakukan tindak pencurian pada Senin, 4 Maret 2019 lalu di area Stadion Pakansari, Cibinong, Kabupaten Bogor. “Tersangka dengan inisial SP adalah kandidat untuk legislatif, yang merupakan dalang pencurian dan empat bawahannya dilarang sindikat dan pecahan kaca,” katanya.

Benny mengatakan, dalam melakukan aksinya, beberapa tersangka mengikuti korban ke bank. Korban bernama Fadhlul Anshar (25) berniat mengambil uang tunai di bank BCA.

Ketika korban diikuti ke bank, beberapa tersangka lain menempelkan paku ke ban korban. Pelaku lain mengambil mobil korban menggunakan sepeda motor. Sesampainya di sekitar Gelanggang Olahraga Pakansari, larangan mobil korban ditumpahkan sampai kendaraan korban menepi di jalan.

“Ketika korban keluar dari mobil untuk mengganti larangan yang longgar, ganti tas berisi uang tunai Rp40 juta yang baru saja diambil dari bank,” katanya.