Prabowo-Sandi Berkomitmen Tingkatkan Pelayanan BPJS Kesehatan

Prabowo-Sandi Berkomitmen Tingkatkan Pelayanan BPJS Kesehatan

Agen Domini Qiu Qiu, Agen Qiu Qiu Bandar Ceme, Capsa Susun – Prabowo Subianto-Sandiaga Uno dipercaya akan tingkatkan kualitas service Tubuh Penyelenggara Agunan Sosial (BPJS) Kesehatan jika menang pada Penentuan Presiden serta Wakil Presiden (Pemilihan presiden) 2019 April kelak.

Juru Bicara Tubuh Pemenangan Nasional (BPN) pasangan capres serta wapres nomer urut 02, Gamal Albinsaid menjelaskan, pasangan Calon presiden Prabowo-Sandi memiliki komitmen meneruskan program BPJS Kesehatan sesudah dipilih jadi presiden serta wapres periode 2019-2024 kelak.

“Kami begitu mengapresiasi BPJS, akan meneruskan, serta akan lakukan perbaikan,” tutur Gamal dalam diskusi bertopik ‘Memerdekakan Bidang Kesehatan, Sejahterakan Ekonomi Rakyat’ di Alat Center Prabowo-Sandi, Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (13/3/2019).

Ia menjelaskan, ada beberapa kekurangan yang butuh diperbaiki dalam pengendalian BPJS Kesehatan. Salah satunya tentang defisit. Defisit yang sebelumnya Rp3,3 triliun pada 2014, jadi Rp9,8 triliun pada 2017.

Ia memberikan, masalah defisit BPJS Kesehatan itu dapat memunculkan persoalan buat dokter, rumah sakit, serta perusahaan obat. Dikatakannya, Prabowo-Sandi mempunyai jalan keluar.

Baca Juga : Sepanjang 2019, 3 Bayi di Tangsel Dibunuh Ibu Kandung

Mengenai langkah yang akan ditempuh untuk kurangi persoalan itu ialah meningkatkan biaya kesehatan. Diantaranya dengan mencari biaya di pos kementerian lainnya untuk BPJS Kesehatan supaya tidak mengganggu biaya Kementerian Kesehatan yang menurut dia telah kurang.

“Untuk tutup di PBI (penerima pertolongan iuran), jadi dapat dipakai dari pos biaya lainnya atau dari Kemensos, hingga biaya yang telah minim ini dapat dipakai untuk infrastruktur kesehatan, untuk promotif serta preventif,” tuturnya.

Ia meneruskan, penduduk sekarang ini terasa kurang senang dengan service BPJS Kesehatan. “Ini hari BPJS ada, tetapi mutunya dipandang oleh penduduk alami penurunan, berlainan dengan pasien non BPJS,” katanya.

Sedang permasalahan lainnya dari BPJS Kesehatan ialah cost klaim yang melewati iuran. Jadi itu, nanti jumlahnya orang sakit akan dikurangi dengan program-program yang memprioritaskan pola hidup sehat. “Itu jadi prinsip dari Prabowo-Sandi untuk mengerti masalah ini hari,” ujarnya.