Rahasia Aurel Hermansyah Mendapatkan Tubuh Langsing

Rahasia Aurel Hermansyah Mendapatkan Tubuh Langsing

Agen Domini Qiu Qiu, Agen Qiu Qiu Bandar Ceme, Capsa Susun – Titania Aurelie Nurhermansyah alias Aurel jadi satu diantara anak artis yang tetap memperoleh sorot camera, bahkan juga semenjak kelahirannya. Mafhum, ia ialah anak sulung dari diva Pop Tanah Air Krisdayanti serta musisi Anang Hermansyah.

Sebelum tampil cantik serta langsing seperti sekarang ini, Aurel didapati sudah sempat mempunyai badan gemuk dengan kulit sawo masak. Pada 2014, Aurel yang saat itu sudah bergerak remaja akan memutuskan untuk beralih.

“Semakin dewasa mulai terasa mesti tampil cantik. Ya, namanya cewek ya. Tentu tidak ada yang ingin terlihat buruk dibanding rekan-rekan yang lainnya,” tutur Aurel dalam satu interviu pada 2014.

Untuk memperoleh badan lebih langsing, Aurel Hermansyah lalu melakukan diet ketat. Ia tidak konsumsi nasi serta menggantinya dengan sayur, buah, dan roti gandum.

Baca Juga : Masa Tenang, Kiai Ma’ruf Gelar Doa Bersama di Kediamannya

“Jadi pagi bangun tidur, minum air putih. Selalu makan roti gandum tanpa ada selai. Siangnya, makan apel atau sup yang berisi kentang, tahu, wortel, serta brokoli. Sore kembali makan apel serta malamnya pepaya,” kata Aurel memberikan.

Dari diet ketat itu, pelantun Tanpa ada Bintang ini sukses turunkan 13 kg berat tubuhnya. Dikarenakan penurunan berat tubuh mencolok itu, Aurel sudah sempat ditunjuk melakukan operasi plastik. Isu itu lalu dibantah oleh sang ibu, Ashanty. Ia mengutarakan, tidak mungkin putrinya itu lakukan mekanisme bedah kosmetik waktu ia takut dengan jarum suntik.

“Lagipula, menjadi orang-tua mustahil tega membiarkan anak seumur ia merubah tampilan lewat cara operasi. Memangnya kami hilang ingatan? Saya yang orang dewasa saja tidak lakukan itu, kok ya justru memerintah anak lakukan itu? Ya tidak mungkin lah,” papar Ashanty saat itu.

Selanjutnya, Ashanty memberikan, “Boro-boro ia disuntik putih, ambil darah saja mesti berantem dahulu sama saya saat 2 jam. Ia dapat nangis seperti bayi jika bertemu jarum.”*