BPN Nilai Adanya Diskriminasi dan Penyalahgunaan Penegakkan Hukum

BPN Nilai Adanya Diskriminasi dan Penyalahgunaan Penegakkan Hukum

Agen Domini Qiu Qiu, Agen Qiu Qiu Bandar Ceme, Capsa Susun – Team Hukum Tubuh Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga, Teuku Nasrullah waktu membacakan tuntutan di Mahkamah Konstitusi (MK) menjelaskan tanda-tanda kuat pelanggaran serta manipulasi dalam Pemilihan presiden 2019 terdapatnya diskriminasi perlakuan serta penyimpangan penegakkan hukum yang berbentuk tebang pilih cuma tajam ke simpatisan Paslon 02 saja, serta tumpul ke Pasangan Calon 01.

“Ketidaksamaan perlakuan penegakan hukum ini mengakibatkan kerusakan prinsip basic hukum yang berkeadilan, dan juga melanggar HAM, aksi sewenang-wenang, serta semakin tunjukkan aparat penegak hukum yang memihak serta kerja untuk menolong pemenangan Paslon 01, lewat penjeratan permasalahan hukum yang mengganggu kerja-kerja serta koalisi pemenangan Paslon 02,” katanya di Gedung MK Jakarta, Jumat (14/6/2019).

Baca Juga : Keluarkan Pistol di Jalan, Pengemudi BMW Positif Konsumsi Narkoba

Nasrullah menjelaskan, manipulasi dalam soal ini tentu saja TSM, sebab berkaitan dengan skema hukum. Tersusun sebab tidak dapat tidak, tentu terkait dengan ketidaknetralan aparat penegak hukum.

“Sistematis berdasar pada design penegakan hukum yang telah diperkirakan serta masif sebab tidak cuma berlangsung rata di banyak daerah, terutamanya kota-kota besar, dan juga punyai daya
rusak yang luas serta dampak yang relevan dengan pencapaian suara Pemilihan presiden 2019,” tuturnya.

Ia memberikan contoh ketidakberimbangan penegakan hukum yang memberikan keuntungan Paslon 01 seperti masalah hukum Kepala desa Mojokerto yang memberi dukungan Paslon 02 diolah hukum, sedang buat 15 Camat Makassar yang memberi dukungan Paslon 01, tidak ada proses hukum.