MK Resmi Registrasi Permohonan Gugatan Prabowo-Sandi

MK Resmi Registrasi Permohonan Gugatan Prabowo-Sandi

Agen Domini Qiu Qiu, Agen Qiu Qiu Bandar Ceme, Capsa Susun – Mahkamah Konstitusi (MK) sudah sah meregistrasi permintaan perselisihan hasil pencapaian suara dalam penentuan umum presiden (pemilihan presiden) 2019.

Juru Bicara MK, Fajar Laksono menjelaskan dimulainya step register, karena itu berkas permintaan perselisihan Pemilihan presiden 2019 dipandang sudah komplet serta siap dibawa ke step sidang panel yang akan diadakan pada 14 Juni 2019.

Pendataan permintaan pemohon Buku Register Masalah Konstitusi (BRPK) untuk Pemilu Presiden yang dikerjakan pada Selasa (11/6) ini, jadi pemberi tanda jika proses pengerjaan perselisihan hasil pemilu Presiden 2019 di MK telah masuk step ke empat.

“Ini hari, permintaan perselisihan hasil pencapaian suara dalam Pemilihan presiden 2019, akan diregistrasi,” katanya di Gedung MK Jakarta, Selasa (11/6/2019).

Fajar menjelaskan tiak ada agenda perbaikan perselisihan hasil pemilihan presiden. Menurut dia, berkaitan dengan perbaikan permintaan pemohon butuh dikatakan jika menurut Ketentuan MK 4/2018 serta PMK 1/2019 juncto PMK 2/2019 tidak ditata tentang perbaikan permintaan konflik hasil pemilihan presiden.

Namun, perbaikan permintaan sebetulnya bisa dikatakan langsung oleh pemohon atau team kuasa hukum 02 saat sidang kontrol pendahuluan, Jumat (14/6) akan datang.

“Jika memang berkas perbaikan permintaan diberikan, pasti Kepaniteraan MK cuma layani dengan tehnis administratif serta tidak berkuasa menampik. Perbaikan permintaan akan dikatakan pada Majelis Hakim serta follow up pada berkas perbaikan permintaan itu seutuhnya jadi otoritas serta akan ditetapkan oleh Majelis Hakim,” tuturnya.

Baca Juga : 5 Bulan Ditutup Total, Akhirnya Jalan R3 Bogor Dibuka Selebar 2 Meter

Awalnya, MK menginformasikan jika perlakuan masalah pemilu di MK terbagi dalam sebelas step, dari mulai mengajukan permintaan sampai penyerahan salinan keputusan.

Sebelas step itu diresmikan berdasar pada Ketentuan MK No.5/2018 mengenai tingkatan, pekerjaan, serta agenda perlakuan masalah konflik hasil pemilu. Mengenai step pertama ialah mengajukan permintaan pemohon yang diawali pada 22 sampai 24 Mei untuk perselisihan pemilihan presiden. Sesaat untuk perselisihan pileg pada 21 Mei setelah pengumuman hasil perhitungan oleh KPU sampai 24 Juni.

Sesudah mengajukan permintaan, step setelah itu kontrol kelengkapan permintaan pemohon setelah itu diteruskan dengan perbaikan kelengkapan permintaan pemohon yang disebut step ke-3.

Step ke empat ialah pendataan permintaan pemohon di BRPK (register permintaan). Step ke lima ialah pengutaraan salinan permintaan serta pemberitahuan sidang pertama pada pihak pemohon, faksi berkaitan, serta Bawaslu.

Sidang pendahuluan jadi step ke enam untuk pemilihan presiden direncanakan diadakan pada 14 Juni, sesaat pemilu legislatif pada 9 Juli sampai 12 Juli. Sesudah step kontrol pendahuluan dilewati, pemohon disuruh menyerahkan perbaikan jawaban serta info dari faksi pemohon.

Sidang kontrol jadi step ke-8, direncanakan pada 17 Juni sampai 21 Juni untuk pemilu presiden serta untuk pemilu legislatif direncanakan pada 13 Juni sampai 30 Juni.

Step setelah itu Rapat Pemusyawaratan Hakim (RPH), setelah itu diteruskan dengan sidang pengucapan keputusan. Sidang pengucapan keputusan untuk masalah pemilu presiden direncanakan diadakan pada 28 Juni, sesaat untuk pemilu legislatif pada 6 Agustus sampai 9 Agustus.