Pansus Minta Pengesahan RUU Pertanahan Ditunda

Pansus Minta Pengesahan RUU Pertanahan Ditunda

Agen Domini Qiu Qiu, Agen Qiu Qiu Bandar Ceme, Capsa Susun – Perancangan Undang-undang (RUU) mengenai Pertanahan disuruh dipending untuk disahkan jadi UU. Anggota Panitia Spesial RUU mengenai Pertanahan, Hendri Yosodiningrat minta RUU itu tidak tergesa-gesa diputuskan jadi UU.

Karena, ada banyak point penting yang perlu diulas dengan mendalam dalam RUU itu. “Saya akan sayangkan jika itu dipaksa atau terburu-buru harus telah diundangkan. Sebab kebetulan saya anggota Panja RUU Pertanahan, anggota team penyelarasan, team harmonisasi serta team Perumus,” tutur Hendri dalam diskusi Bertopik ‘RUU Pertanahan: Menyejahterakan atau Sengsarakan Rakyat?’, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/7/2019).

Politisi PDIP ini mengutarakan Daftar Inventarisir Permasalahan (DIM) yang diserahkan hampir 1.000 point, dalam seringkali konsinyering dengan Kementerian ATR/BPN.

Baca Juga : Dua Jambret Sepasang Kekasih di Tambora Diringkus Polisi

Ia meneruskan, ada banyak masalah yang perlu dituntaskan, contohnya berkaitan Hak Pengendalian (HPL) seperti di lokasi seputar Senayan, misalnya Hotel Century, Hotel Mulia, Senayan City, serta Plaza Senayan yang HPL atas nama tubuh pengelola GBK.

“Kami rapat dengan Kementerian Sekretariat Negara sebab GBK serta Kemayoran ada dibawah Setneg, pertanyaan simpel ialah sampai kapan kontrak dengan PT yang mengurus hotel itu serta berapakah nilainya,” katanya.

Dalam RUU Pertanahan itu, ia masih lihat ada saran malah HPL itu dapat jadikan hak atas tanggungan, ini benar-benar beresiko. Dianya minta HPL dengan fakta apa pun tidak bisa dibebani dengan hak atas tangguhan serta arah kebijaksanaan yang diharapkan DPR ialah keterpihakan pada rakyat.

“Banyak sekali lembaga yang perlu diikutsertakan, kurang cuma kementerian ATR/BPN saja. Seperti barusan saya dengar, Kementerian Pertanian, Kementerian PU hubungannya dengan jalan serta infrastruktur,” paparnya.