Debat Jaksa KPK dan Saksi di Sidang Rommy soal Istilah ‘Persekot’

Debat Jaksa KPK dan Saksi di Sidang Rommy soal Istilah ‘Persekot’

Agen Domini Qiu Qiu, Agen Qiu Qiu Bandar Ceme, Capsa Susun– Arti ‘persekot’ yang ada dalam persidangan terdakwa Romahurmuziy alias Rommy menyebabkan pembicaraan. Jaksa KPK cari tahu apa makna dari ‘persekot’ yang dikatakan satu orang saksi.

Saksi itu bernama HM Roziqi yang disebut mertua dari Haris Hasanudin. Haris sudah dikatakan dapat dibuktikan bersalah memberi suap ke Rommy untuk memperoleh jabatan jadi Kepala Kantor Daerah Kementerian Agama Jawa Timur (Kakanwil Kemenag Jawa timur).

Kembali ke kesaksian Roziqi. Ia rupanya pernah berkomunikasi dengan Haris tentang uang untuk Rommy. Info Roziqi itu tertuang dalam Berita Acara Kontrol (BAP) Nomor 45. Ini didalamnya:

Alhamdulillah kulo wingi engges singgah omah Rommy di Condet, kalih maringi persekot loyalitas

“Di BAP ini saudara menterjemahkan dalam bahasa Indonesia ‘Alhamdulillah saya telah bertandang ke tempat tinggalnya Mas Rommy di Condet, dengan memberi persekot uang muka komitmen’. Ini saudara menerangkan mengenai persekot itu ialah uang muka loyalitas, dasarnya apa?” bertanya jaksa pada Roziqi yang duduk di bangku saksi dalam persidangan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jalan Bungur Besar Raya, Jakarta Pusat, Rabu (27/11/2019).

Baca juga : PT Abu Tours Dipidana Denda Rp 1 Miliar

“Jadi satu kali lagi memang ia (Haris) waktu memberi keterangan ke saya, seperti yang berada di perbincangan itu, ia benar. Pandangan saya kan uang ya mungkin, bentuk lain kan mungkin saja,” jawab Roziqi.

Jaksa bingung karena ada ketidakjelasan di antara persekot jadi uang muka loyalitas dengan jalinan Haris serta Rommy. Roziqi juga pada akhirnya mengaku jika ada persetujuan di belakang pemberian persekot itu yakni tentang proses seleksi jabatan tinggi buat Haris.

Hal tersebut termaktub dalam BAP Roziqi yang lain yang dibacakan jaksa. Berikut didalamnya yang dibetulkan Roziqi sesudah dibacakan jaksa dalam sidang:

Sepengetahuan saya Haris mendatangi tempat tinggal Rommy di Condet Jakarta untuk bersilaturahmi berkaitan seleksi jabatan yang sedang ia turuti di Kemenag RI. Seperti saya berikan pada kontrol seterusnya, Haris memang sudah mengemukakan pada saya, jika dianya memang pernah berjumpa dengan Rommy untuk minta bantuannya, menolong Haris Hasanudin supaya selamat dalam proses seleksi jabatan pimpinan tinggi di Kemenag RI 2018-2019

Dalam persidangan ini Rommy dituduh terima suap dari Haris serta M Muafaq Wirahadi. Suap Rp 325 juta disebutkan diterima Rommy dari Haris untuk jabatan Kakanwil Kemenag Jawa timur, sedang dari Muafaq disebutkan sebesar Rp 91,4 juta sebab membantunya memperoleh jabatan jadi Kepala Kemenag Kabupaten Gresik. Semua tindakan Rommy itu disebutkan KPK dikerjakan bersama dengan bekas Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin.