Gagal di Balapan Pertama, Quartararo Terpukul Sampai Harus ke Psikolog

Gagal di Balapan Pertama, Quartararo Terpukul Sampai Harus ke Psikolog

Agen Domini Qiu Qiu, Agen Qiu Qiu Bandar Ceme, Capsa Susun– Walau jalani musim 2019 yang spektakuler, Fabio Quartararo tidak mengawali secara baik. Hasil itu sampai membuat Quartararo merasakan benar-benar tersuruk.

Pembalap Petronas Yamaha SRT itu lakoni kiprah di kelas MotoGP pada musim kemarin. Sebelumnya, penunjukkan Quartararo ditanyakan sebab si pembalap serta hanya finish ke-13 serta ke-10 dalam dua musim terakhir kalinya di Moto2.

Di balapan pertama yang diadakan di Losail, Qatar Quartararo tidak berhasil membuat start paling baik sesudah finish ke-16, di luar zone point. Hasil itu membuat Quartararo down hingga perlu menjumpai psikolog untuk meningkatkan moralnya.

Usaha itu rupanya sukses. Di tersisa musim, Quartararo sukses mengepak tujuh tribune terhitung lima kali finish runner-up. Quartarari juga menyapu penghargaan Rookie of the Year sesudah finish ke lima di klassemen akhir MotoGP, serta lebih bagus dibanding seniornya Valentino Rossi (7).

Baca juga : Tiara ‘Idol’ Dibuatkan Lagu oleh Dul, Lyodra Ikut Senang

“Pada musim ke-2 ini bakal jadi satu trampolin. Saya ingin mengerahkan semua potensiku. Saya harus coba terus tenang, ini ialah salah satu rahasia untuk bikin otakku kerja dalam kecepatan penuh,” Quartararo menjelaskan pada GQ, yang diambil Tuttomotoriweb.

“Tanpa ada adrenalin saya akan mati, itu bahan bakarku. Tetapi saat ada kebanyakan adrenalin, Anda malah beresiko mengakibatkan kerusakan segala hal. Dari kebahagiaan saya langsung bisa benar-benar susah.”

“Pada balapan pertama satu tahun lantas saya kan memiliki peluang untuk cetak angka, serta selanjutnya saya tidak berhasil. Itu benar-benar berat untukku. Bagiku itu ialah kondisi yang jelek,” lanjut pembalap berumur 20 tahun itu.

“Waktu itu saya harus mengubah daya negatif jadi positif serta saya perlu minta pertolongan psikolog. Saya demikian terpukul, tetapi saya dapat bangun hampir secepat yang kubisa,” Quartararo memberikan tambahan.