Balasan Lorenzo pada Agostini Usai Disebut Gagal di Ducati

Balasan Lorenzo pada Agostini Usai Disebut Gagal di Ducati

Agen Domini Qiu Qiu, Agen Qiu Qiu Bandar Ceme, Capsa Susun– Perang tanggapan di antara legenda balap motor Giacomo Agostini serta Jorge Lorenzo bersambung. Lorenzo tidak terima sebab dipandang tidak berhasil sewaktu di Ducati.

Sesudah sembilan tahun yang sukses bersama-sama Yamaha, Lorenzo alami 2 tahun yang redup bersama-sama Ducati. Memulai dengan cuma naik tribune 3x di 2017, pembalap penguji asal Spanyol itu pada akhirnya tampil menjanjikan pada musim kedua-duanya sesudah mengepak tiga kemenangan serta sekali finish runner-up.

Sayangnya, luka yang dirasakan Lorenzo di tujuh seri paling akhir menghalangi momentumnya sebelum putuskan geser ke Honda. Bersama-sama pabrikasi Jepang itu, Lorenzo benar-benar tidak berhasil memperlihatkan tajinya serta ditambah lagi beberapa luka lain ia pilih pensiun di pengujung musim kemarin.

Agostini, peraih titel juara paling banyak kejuaraan dunia balap motor, mengomentari beberapa tahun paling akhir Lorenzo. Pembalap berumur 33 tahun itu dikatakannya telah 2x tidak berhasil di Honda serta Ducati sebab tidak punyai mental yang pas.

Kedua-duanya selanjutnya berperang tanggapan pada media. Sekarang Lorenzo membalas lagi. Dalam wawancaranya dengan AS, Lorenzo dapat terima kritikan Agostini berkaitan aksinya di pabrikasi Jepang itu, tetapi tidak di Ducati.

Baca juga : Heboh Isu Hyun Bin dan Song Hye Kyo Pacaran Lagi

“Kesemua orang tahu kekuatan duet Ducati-Lorenzo jika terus bersama-sama. Ia tidak dapat menjelaskan saya tidak memperoleh hasil bagus dalam 3 tahun paling akhir,” semprot Lorenzo diambil Tuttomotoriweb.

“Dalam riwayat Ducati kan cuma punyai satu titel juara dunia dengan Stoner, yang demikian fantastis serta motornya mempunyai semakin 35 tenaga kuda serta tunggangi dengan ban Bridgestone hingga dapat mengerem 30 mtr. sesudah pembalap lain.”

“Kupikir telah jelas saat ini semakin susah untuk menang dengan ketentuan satu ban. Ia bisa menjelaskan jika saya tidak menang di Honda, tetapi ia tidak dapat katakan demikian di Ducati. Ia harus tahu jika ia itu telah salah serta saya hanya mempunyai satu musim yang jelek saja serta saya akan terima keinginan maaf ia,” lanjut juara dunia 5 kali itu.

“Saya tidak menyepelekan 15 gelar ia. Saya tidak punyai permasalahan dengan Giacomo Agostini, tetapi namun perkataan ia tidak pas bagiku. Tidak ada perang atau apa saja, saya hanya memikir ia tidak semestinya bicara mengenai tiga musim terakhirku semacam itu,” sungut Lorenzo.